- Books

Sudut Mati

Sudut Mati Titan kembali dari Amerika Serikat setelah delapan tahun tepat ketika Grup Prayogo milik ayahnya sedang krisis dan membutuhkan bantuannya Selain kesulitan dalam urusan bisnis ada ancaman dari kompet

  • Title: Sudut Mati
  • Author: Tsugaeda
  • ISBN: 9786022910374
  • Page: 290
  • Format: Paperback
  • Titan kembali dari Amerika Serikat setelah delapan tahun, tepat ketika Grup Prayogo milik ayahnya sedang krisis dan membutuhkan bantuannya Selain kesulitan dalam urusan bisnis, ada ancaman dari kompetitor jahat, Ares Inco, yang memiliki keinginan menghancurkan keluarga Prayogo untuk selamanya.Namun Titan tak hanya menghadapi itu Kakaknya, Titok, tak suka tersaingi olehnyTitan kembali dari Amerika Serikat setelah delapan tahun, tepat ketika Grup Prayogo milik ayahnya sedang krisis dan membutuhkan bantuannya Selain kesulitan dalam urusan bisnis, ada ancaman dari kompetitor jahat, Ares Inco, yang memiliki keinginan menghancurkan keluarga Prayogo untuk selamanya.Namun Titan tak hanya menghadapi itu Kakaknya, Titok, tak suka tersaingi olehnya di dalam Grup Adiknya, Tiara, justru menikah dengan putra mahkota musuh Dan mungkin ia juga telah membawa kekasih yang dicintainya ke dalam bahaya.Titan harus menghadapi itu semua Sementara tanpa ia ketahui, seorang pembunuh dengan kode Si Dokter mengintai dan menunggu saat tepat untuk ikut campur ke dalam urusan mereka.

    • [PDF] Download ¾ Sudut Mati | by ✓ Tsugaeda
      290 Tsugaeda
    • thumbnail Title: [PDF] Download ¾ Sudut Mati | by ✓ Tsugaeda
      Posted by:Tsugaeda
      Published :2018-06-23T00:18:23+00:00

    1 thought on “Sudut Mati

    1. 4 starsFull review dan giveaway berhadiah buku Sudut Mati dan Rencana Besar bisa dibaca disini:Move aside Skywalker boys!! There are new dysfunctional family in the town, and they are Prayogo family!! Jadi ingat dua tahun yang lalu, Tsugaeda menawarkan Rencana Besar di GRI dan untunglah gw saat itu menawarkan diri untuk mereview, karena Rencana Besar jadi satu dari novel thriller lokal yang berhasil memukau gw. Diikuti dengan ketemu sama si Ade, tahu kalau ternyata dia kakak kelas gw di SMA (awa [...]

    2. “Maafkan aku, Ibu! Tapi, Ayah harus dihabisi.”Kisah ini dibuka dengan kematian seorang perempuan bernama Prameswari. Dia meninggal karena kecelakaan di tangga rumahnya. Hasil penyelidikan polisi menunjuk Teno, anak kedua Prameswari sebagai pelaku pembunuhan, meskipun bukti yang memberatkannya hanya selembar kertas bertuliskan kalimat pembuka di atas. Prameswari meninggalkan suami dan empat orang anak. Sigit Prayogo adalah pengusaha sukses dari Prayogo Group. Anak pertamanya, Titok , disebut- [...]

    3. “Maafkan aku, Ibu. Tapi Ayah harus dihabisi” Setelah membaca novel Rencana Besar, saya memasukkan nama Tsugaeda ke daftar penulis yang buku-bukunya harus saya baca. Maka ketika ada pre order Sudut Mati, saya langsung saja pesan, tapi sayangnya baru sempat saya baca sekarang. Yah, akhir akhir ini semangat membaca dan ngereview saya emang lagi drop banget. :(Sudut mati berkisah tentang keluarga Sigit Prayogo dan istrinya, Prameswari, beserta empat anak anak mereka. Titok, Teno, Titan dan Tiara [...]

    4. Setelah bertahun-tahun berada di Amerika, akhirnya Titan Prayogo kembali ke Indonesia. Grup Prayogo milik ayahnya ada di ujung tanduk, sebentar lagi akan runtuh. Dirinya diminta untuk menangani krisis yang sedang terjadi. Namun, kakaknya, Titok Prayogo, tidak begitu suka dengan kedatangan adiknya itu. Sebagai anak pertama, Grup Prayogo sudah seharusnya menjadi miliknya.Perebutan kekuasaan itu diselipi dengan gangguan perusahaan kompetitor jahat yang membuat Grup Prayogo kewalahan. Ares Inco berk [...]

    5. “Biasanya orang-orang yang sudah mencapai tempat ini disibukkan engan mengejar status dan kenyamanan hidup, tapi ibuku hanya berpesan untuk menengok ke bawah. Maksudnya, menengok tempat asalku. Terkadang tempat terbaik untuk melihat memang ketika kita ada di tempat jauh dan tinggi.” –Sudut Mati, hlm. 173-174Delapan tahun sudah Titan mengasingkan diri ke Amerika, tepat ketika Sigit Prayogo mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat kepala negara, ia pun disambut pulang. Nama ayahnya boleh [...]

    6. love it. repiu menyusul.-------------- edit -----------------------------Sudah lama sekali saya membaca buku ini. Bulan kapan saya baca, bulan kapan juga saya reviewnya. Draft reviewnya bahkan numpuk lama di blog :)). Aduuh, saya malah jadi kepikiran. Jujur aja, sebenarnya saya juga agak-agak lupa jalan ceritanya, meski inget sebagian besar ceritanya.*dikaplok*#lah Sialan. Saya cuma bisa misuh-misuh setelah menamatkan novel ini. Ya, bukan misuh yang kasar sih. Paling cuma menggerutu dalam hati a [...]

    7. Sudut Mati (SM) adalah novel thriller lokal terbaik yang saya baca di tahun 2015. Membaca novel ini sedikit mengobati kekecewaan sehabis melahap Proyek Maut. Mood untuk kembali membaca karya thriller lokal timbul sesaat menghabiskan Tiga Sandera Terakhir. Di novel yang “berani” ini, kita diam-diam akan menyoroti sikap mendua pemerintah yang dialami penduduk Papua. IMHO, novel (agak) serius ini diam-diam ikut membangkitkan genre thriller di industri buku lokal.Sesaat selesai membaca Rencana B [...]

    8. Baca boleh pinjem, harus punya sendiri nanti!Suka banget! Karakternya super banyak, tapi penulis berhasil menyajikan dengan sangat bagus sehingga nggak ada karakter yang terkihat redup. Bahkan saya ingat semua karakternya sepanjang cerita, padahal begituuuuu banyak.Cara ceritanya sendiri page turner, dengan sedikit hal yang senantiasa membuat penasaran di akhir cerita. Alhasil, saya begadang buat menamatkan novel ini ahaha. Meski demikian, kadang saya merasa penulis terlalu bertele-tele. Ada hal [...]

    9. Saya amat menikmati membaca buku ini. Dari halaman pertama, narasinya mengalir dan diksinya mudah dipahami, membentuk mood cerita yang kental berlatar korporasi serta dunia di baliknya. Saya jadi teringat ketika ayah saya masih ngantor, dan teman-teman beliau berbicara dengan gaya bahasa yang sama dengan tokoh-tokoh di novel ini (sampai sekarang masih seperti itu ternyata). Buat saya, itu saja sudah menjadi suatu penyegaran.Saya juga mendapatkan sesuatu yang khas dari sebuah bacaan thriller, yan [...]

    10. Gue udah suka novel pertama Tsugaeda yang berjudul Rencana Besar. Dan novel kedua ini juga sama serunyaScene-scene yang diceritakan di awal sudah membangun rasa penasaran pembaca mengenai hubungan perasaan antar tokoh. Alur ceritanya kadang mundur untuk memberi gambaran masa lalu masing-masing tokoh. Semakin ke tengah, semakin seru sampai rasanya gue sedang memutar adegan film The Raid ketika membaca. Ya, karena banyak adegan perkelahian, pertumpahan darah, yang dihiasi intrik, dan kelicikan. Ts [...]

    11. Ini keren banget! I really love it! Meskipun, ya, kalo ditilik2 lebih teliti, kejahatan korporasi nya kurang digali dan keseluruhan plot 11-12 sama drama2 Korea (lol, ketauan kebanyakan nonton drakor), tapi semuanya ditulis dengan gaya bahasa yang keren, dengan intrik2 politik dan strategi2 yang cemerlang! Rapih banget. Thriller nya dapet cyin, nggak cuma mengawang-awang di permukaan. Setiap tokohnya pun diceritakan dengan karakterisasi yang unik dan lagi2 percakapan mereka yang riil, bukan seke [...]

    12. "Dalam sejarah, masalah-masalah besar muncul dari orang-orang yang berambisi untuk mengatur masyarakat." - hlm. 240Sebenarnya aku sudah mengincar buku ini setelah membaca sneakpeek-nya di PlayBook tahun lalu, tapi agak takut membelinya karena ada tulisan 'thriller korporasi' di sampulnya. Duh, aku nggak paham-paham betul sama urusan perusahaan dsb, sehingga khawatir juga kalau nanti nggak nyambung ketika baca bukunya. Tapi seminggu yang lalu Gramedia lagi ada big sale dan buku ini nampang di rak [...]

    13. Salah satu novel yg didapat di IIBF 2017 jcc diskon pula 😆. Sebuah novel thriller korporasi. Tema yang sangat jarang. Alur yang cepat dan penyampaian karakter yang kuat. Saya tidak pernah membaca cepat novel lokal bergenre ini selain novelnya rizky ridyasmara dan zaynur ridwan. tapi akhirnya, tsugaeda ini bisa membuat saya melakukannya lagi!Sudut mati memberikan warna baru, menyuguhkan kasus kejahatan korporasi dengan full action, dengan plot menarik dan mudah dibaca. Terdiri dari bab-bab den [...]

    14. Novel fast-paced yang menyenangkan untuk dibaca. Saya terutama suka bagian-bagian awal yang bergerak cepat, disertai dengan bab-bab pendeknya yang bikinpembaca nggak bosan. Hanya saja di bagian belakang, semacam ada rasa dipaksakan untuk memenuhi tuntutan plottwist, tapi sedikit saja kok. Selebihnya, novel ini oke dan sangat direkomendasikan untuk dibaca. SM sekaligus untuk pembuktian bahwa Indonesia juga punya penulis thriller yang menjanjikan.

    15. Susah untuk tidak memberi lima bintang.Cerita dalam buku ini jauh lebih menegangkan daripada Rencana Besar, karena musuh yang dihadapi sudah jelas, meskipun ada beberapa tokoh yang masih abu-abu. Intensitas ketegangannya juga sangat terjaga.Di akhir cerita, nama Makarim (tokoh utama Rencana Besar) sempat disebut. Semoga saja ada novel lanjutan tentang Makarim dan atau Titan. :)

    16. Iya, saya setuju. This book is page turner. Saya bisa menikmati ceritanya dengan memilih untuk tidak berpikir yang berat2.

    17. Seru dan page-turner. Walaupun hollywood banget dan karakternya kebanyakan ga ada yg bikin simpati. Tapi overall menarik!

    18. cool!ga nyangka ada novel indonesia yg bisa mengemas konspirasi dan thriller dengan apik dan bikin ga berhenti untuk buka bukunya lagi, lagi, lagi addicted! :Ddan yang bikin surprise, tnyata masih ada pak makarim sebagai benang merah dari novel sebelumnya nice :)

    19. “Negeriku tak memberikan harapan. Aku melihat ke bawah, ke negeriku, dan aku bisa menyaksikan pesta pora yang menjijikkan terus berlangsung. Orang-orang yang serakah dengan kekuasaan tak membuat kehidupan jadi lebih baik.”---Titan PrayogoBagian awal cerita di buku ini sudah membuat Hani terbengong-bengong. Buku ini isinya orang jahat semua! Gimana bisa jadi cerita coba? Tapi nyatanya buku ini memiliki cerita yang nggak biasa, sehingga Hani terus membacanya dan menikmatinya sambil terkejut-ke [...]

    20. Sudut Mati ini bercerita tentang persaingan dua perusahaan besar yang sudah sampai ke tingkat berdarah-darah. Yang sedikit jadi masalah buat saya adalah keberadaan perusahaan/organisasi/gerombolan seperti Ares ini sepertinya berlebihan. Susah rasanya membayangkan ada sebuah rumah di Jakarta yang berisi ratusan preman bersenjata api yang bisa dengan santai menembaki polisi. Rasanya fantastis sekali. Mungkin, mungkin saja ada yang seperti itu di Indonesia ini, tetapi saya tidak terlalu teryakinkan [...]

    21. Dari awal membaca Sudut Mati saya tidak terlalu berekspektasi tinggi. Saya pikir, karena genre yang diambil thriller korporasi—by the way saya juga baru tahu kalau genre thriller punya banyak sekali macam sub-genre-nya—jatuhnya akan sangat membosankan. Ternyata tidak sama sekali, cara penulisannya enak dan mengalir, tidak bertele-tele.Buat saya, buku ini visualisasi-able. Maksudnya, apa yang dituliskan oleh penulisnya mudah terbayangkan di dalam benak. Berasa kayak lagi nonton film. Alih-ali [...]

    22. Bisa dibilang ini novel asli Indonesia terbaik yang gw baca selama thn 2015 Sebenarnya gw pengen nulis review dari kemarin saat gw mulai membaca novel ini di awal bulan november, tapi gw nggak tahu apa yang mesti gw tulis karena memang dasarnya sudah keren, dan sudah banyak review juga. Ok, mungkin sedikit komentar aja,Sebenarnya ada beberapa hal yg nggak sesuai ekspektasi gw, pertama tentang Corporate Thriller, tadinya gw membayangkan novel ini akan membahas banyak hal tentang dunia investasi, [...]

    23. thrilling-plot, alur yg cepat dan potongan bab-babnya yang pendek2 membuat saat sudah mulai membaca buku ini suliiiit sekali melepasnya hingga akhir. sayangnya, aku merasa karakter utamanya, titan prayogo ini, malah kurang mencorong dibanding, ya misalkan teno (yg meski tampil singkat tapi meledak) atau si dokter (meski identitasnya tertebak sejak flashback tiara di ny) yang rumor-rumor yg mendahuluinya saja cukup untuk mengutuhkan karakter misteriusnya. dibanding mereka berdua, titan terasa ter [...]

    24. Buku thriller lokal terbaik yang pernah saya baca! @_@ Plotnya ngalir banget, teka-tekinya engaging, bab-babnya dibuat pendek, sehingga sulit rasanya berhenti membaca. Jujur, karena subgenre buku ini adalah "corporate thriller" (saya juga baru tau ada subgenre begini), ada banyak jargon-jargon bisnis yang saya gak ngerti banget, tapi penulis berhasil merangkainya sedemikian rupa sehingga plot tetap berjalan enak meski beberapa istilah terpaksa kita "telen aja".Buat saya, salah satu tanda cerita [...]

    25. Buku ini saya beli preloved secara online karena tertarik dengan cuplikan dicover belakangnya. Alhamdulillah gak salah pilih buku.Baru kali ini baca karya fiksi pengarang muda Indonesia yang bertema thriller dan ternyata tidak mengecewakan. Malah bukunya habis dibaca beberapa jam aja, tandanya penulisnya berhasil bikin saya penasaran.Bahasa yang digunakan enak dibaca dan mengalir lancar. Selama membaca buku ini juga saya memiliki visualisasi yang cukup jelas mengenai jalannya cerita. Seperti ada [...]

    26. salah satu alasan saya jarang baca novel lokal adalah karena jarangnya novel dengan genre thriller mayoritas novel lokal yang ada di toko buku adalah genre drama-roman ala remaja maka setelah nemu review ada novel thriller lokal yang katanya layak baca, well, akhirnya saya beli novel ini dan Sudut Mati ternyata lebih bagus dari ekspetasi saya plot dengan karakter yang asyik, cliffhanger yang seru, dan tempo yang cepat membuat saya selesai membaca novel ini hanya dalam semalam saja well, satu hal [...]

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *